Baju pramuka, baju putih biru dengan
badge PMR, syal PMR, topi PMR, sabun mandi, pasta gigi, sikat gigi, handuk,
senter, obat-obatan pribadi. Yup rasanya sudah semua. Check list barang bawaan
yang sengaja kubuat beberapa hari sebelumnya juga sudah tercontreng semua, itu
tandanya
0
comments
Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts
Seandainya
Labels: Story
Malam ini hujan turun begitu derasnya. Suara hujan mengalun merdu membangkitkan memori di masa lalu. Kubuka buku harian peratamaku untuk sekedar mengenang masa-masa emas dimana yang kutahu hanyalah sekolah, bermain dan belajar tanpa ada beban. Mulailah aku membuka lembar pertama..
Viona Santa
Datang ke bumi tahun 1995
Hobiku makan dan usilin temen
Hari ini, 11 September 2003 hari ulang tahunku. Mama memberikan buku ini sebagai kado, kata mama aku bisa cerita semua pengalamanku di sini. Aku senang sekali. Bukunya lucu. Ini gambar kesukaanku. Makasih mama, viona sayang mama..
"Hmmm...sudah lama juga ternyata. Aku merasa diriku mulai menua.
12 September 2003
Dear diary,
4
comments
Posted by
Shelly Leonia Sisca
at
10:08
Odd Girl
Labels: Story
"Setiap orang punya sisi yang berbeda dalam dirinya. Sama halnya dengan dunia. Menjadi terang jika ada sesuatu yang menyinari dan menjadi sangat mencekam jika kegelapan datang"
01-01-2001
01-01-2001
Sepi, sunyi, itu yang kurasakan saat ini. Ketika kegelapan datang semua begitu menyeramkan namun tidak lagi bagiku. Hanya ada aku di ruangan ini dengan kondisi salah satu kaki terikat bandul logam besar yang amat berat. Ya hari-hariku hanya ada di sini seperti ini. Ruang gerakku sempit, tiap hari aku merasakan makanan dan minuman yang sama. Parahnya aku juga harus merasakan betapa sakitnya jarum suntik itu menembus pembuluh venaku hingga melumpuhkan pikiranku, saraf sensorik dan motorikku bahkan serasa mati. Aku terdiam dalam sepi, dalam kesakitan ini. Kesakitan yang
2
comments
Posted by
Shelly Leonia Sisca
at
12:50
Senja di 402
Labels: Story
Senja..entah mengapa aku merasa
sangat senang ketika matahari mulai terbenam, menghamburkan sinar kecoklatan
yang membuatku serasa melayang jauh tinggi di awan, mencoba menggapai mentari senja....
Saat ini
aku benar-benar merasa terbang di udara, tubuhku ringan sekali. Samar-samar aku
mendengar suara seorang lelaki "Nina...Nina...bertahanlah.." suara
yang semakin lama semakin meredup dan akhirnya hilang. Aku perlahan membuka
mataku, kulihat di sekelilingku. Hanya ada lorong putih di sekelilingku dan..hanya
aku sendiri di sini. "Aku di mana ?? Tio ??? di mana Tio? mengapa semuanya
menghilang ??" Seseorang...tolong..tolong bebaskan aku dari tempat ini.
Aku masih ingin bertemu dengannya. Tio...aku belum sempat minta maaf kepadanyanya. Tolong bantu aku keluar dari tempat ini...!!
Kamar operasi tertutup rapat, lampu penanda adanya aktivitas di dalam sana
masih terlihat menyala. Di sudut ruang tunggu
5
comments
Posted by
Shelly Leonia Sisca
at
14:20
Subscribe to:
Posts (Atom)


